Dunia Perpustakaan || Anda seorang mahasiswa? tentunya anda sering googling saat mendapatkan tugas untuk mencari atau membuat Jurnal Ilmiah bukan? Ketika anda mencari di Google tentang jurnal ilmiah, rata-rata pasti mengeluh karena ternyata begitu langka jurnal Ilmiah di Indonesia.
Apa yang dikeluhkan para mahasiswa yang seharusnya terlibat untuk menjadi “produsen” karya Ilmiah di Indonesia ternyata juga di keluhkan oleh salah satu rektor Universitas Brawijaya Malang, Yogi Sugito.
Bukankah jurnal ilmiah itu harusnya di produksi dan dibuat oleh para mahasiswa yang tentunya harus di dukung dan diawasi sepenuhnya oleh pihak rektor dan bawahanya?
Seperti dilansir dari okezone.com (226/7/13), Rendahnya jurnal ilmiah di Indonesia ini mengundang keprihatinan dari berbagai pihak. Tidak terkecuali bagi Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang, Yogi Sugito.
Menurut Yogi, minimnya jumlah jurnal ilmiah di Nusantara dapat menjadi salah satu indikator kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang melambat. Apalagi jika dibandingkan dengan negara-negara di ASEAN maupun Asia.
Anda meneliti tentang:
Fisika Komputasi, Fisika Instrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir Reaktor, Fisika Nuklir Medis, Fisika Atom, Fisika Bumi, Astrofisika, Pendidikan Fisika, Fisika Teori, Bio Fisika, Fisika Kedokteran, Fisika Energi, Fisika Lingkungan, Fisika Meteorologi, Fisika Klimatologi, Optoelektronika, Meterial Maju, Nanoteknologi, Computer Vision, dan Robotika
tapi anda bingung untuk mempublikasikan hasil penelitian anda?
kunjungi
http://jsf.uinbdg.org/index.php/element/user/register
Gratis sampai dengan 16 Agustus 2013